Unguhan Medsos Jadi Masalah, FA akan Selidiki Sang Pahlawan Kemenangan MU

- 30 November 2020, 13:46 WIB
Cavani saat cetak gol kemenangan untuk Manchester United.
Cavani saat cetak gol kemenangan untuk Manchester United. /Instagram.com/@victorlindelof

HALLO BOGOR - Setelah menjadi pahlawan Manchester United dalam laga versus Southampton dengan torehan dua gol dan satu assistnya, Cavani terancam mendapat hukuman dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) setelah diduga menggunakan sebuah istilah rasial dalam unggahan di media sosial.

Pemain asal Uruguay tersebut membalas ucapan selamat dari para penggemarnya di Instagram dengan menggunakan istilah Spanyol "negrito", yang diterjemahkan menjadi "hitam". Cavani sendiri sudah menghapus postingan tersebut.

Baca Juga: Sempat Kalah, Neymar Minta PSG Tampilkan Performa Terbaik saat Hadapi MU

Hingga saat ini FA belum mengomentari masalah tersebut. Namun dilansir oleh Sky Sports, FA dipercaya akan melakukan investigasi untuk menyelidiki unggahan Cavani tersebut.

Istilah “negrito” pernah digunakan oleh rekan senegaranya Luis Suarez kepada Patrice Evra pada 2011 silam, yang membuat mantan pemain Liverpool tersebut didenda 40.000 poundsterling serta larangan bermain di delapan pertandingan.

Baca Juga: Sempat Cedera, Manajer Manchester City Tidak Buru-buru Turunkan Sergio Aguero

Manchester United menjelaskan bahwa istilah yang digunakan Cavani tersebut tidak bermaksud untuk melecehkan secara rasial. Pemain 33 tahun itu baru menyadari bahwa istilah tersebut dianggap sangat berbeda di Inggris, sedangkan di Amerika Latin istilah tersebut memiliki makna yang berbeda.  

Sebelumnya, FA telah mengeluarkan peraturan yang mengatur tentang bahasa dan perilaku rasial serta diskriminatif di media sosial. Jika kedapatan ada yang melanggar, akan diberikan hukuman minimal larangan bermain tiga pertandingan. Demikian seperti dikutip Hallobogor.com dari Antara.

Baca Juga: Tanggalkan Sebutan 'The Special One', Kini Mourinho Punya Julukan Baru

Halaman:

Editor: Timothy Alden

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X