Sekolah SPI Batu Bantah Tuduhan Adanya Praktik Ekploitasi Ekonomi Anak Didiknya

- 11 Juni 2021, 10:48 WIB
Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Batu, Malang, Jawa Timur.
Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Batu, Malang, Jawa Timur. /Instagram.com/@rafaelee_verron

HALLO BOGOR - Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Batu, Jawa Timur, membantah tuduhan adanya praktik eksploitasi ekonomi yang dilakukan terhadap siswanya.

Selama ini, program yang diberikan kepada para siswa telah sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

“Semua telah sesuai dengan program kurikulum yang berlaku”, kata Kuasa Hukum SPI, Ade Dhama Maryanto.

Baca Juga: Ketua Panja Junimart Girsang Tegaskan Hak Korban Mafia Tanah Harus Diperjuangkan

Ade menjelaskan, bahwa di sekolah tersebut ada dua program, yaitu kegiatan belajar reguler dan program unggulan unit praktek lapangan atau UPL dengan memberikan pelatihan kepada para siswa.

“Terkait dengan UPL itu, berkembang isu pengupahan dan jam kerja tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku terhadap siswa”, tutur Ade.

Adapun dengan tuduhan mengenai adanya dugaan kekerasan seksual menurut Ade, tak ada kaitannya langsung dengan sekolah, pasalnya kasus tersbut menyeret ke ranah pribadi founder sekolah yang berinsial JE.

Baca Juga: Lanjutkan Kasus Suap di Indramayu, KPK Panggil Tiga Pejabat di Provinsi Jawa Barat

Dikutip hallobogor.com dari Antara, kamis, 10 Juni 2021, Ade juga membantah adanya praktek kekerasan seksual dan fisik yang dituduhkan.

Halaman:

Editor: Wowo Ario Sungkowo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X