KPK Akan Panggil 3 Orang Saksi atas Korupsi Barang Tanggap Darurat Covid-19 di Bandung Barat

- 8 Juni 2021, 17:16 WIB
KPK akan panggil tiga orang saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 di Kabupaten Bandung Barat pada tahun anggaran 2020.
KPK akan panggil tiga orang saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 di Kabupaten Bandung Barat pada tahun anggaran 2020. /Dok. KPK

 

HALLO BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan tiga orang saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di Bandung Barat.

Kasus tersebut terkait dengan pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 di Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat pada tahun anggaran 2020.

"Hari ini dijadwalkan pemeriksaan saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat pada tahun 2020," ujar Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Selasa, 8 Juni 2021.

Baca Juga: Pemerintah Jamin Upaya Maksimal untuk Redam Lonjakan Covid-19 di Kudus dan Bangkalan

Lebih lanjut dia menjelaskan, ketiga saksi tersebut adalah Kepala Insektorat Daerah Kabupaten Bandung Barat Yadi Azhar serta dua pegawai negeri sipil bernama Herman Permadi dan Efi Sukandar.

"Pemeriksaan di Kantor Polres Cimahi Jalan Jenderal H. Amir Machmud No. 333, Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi," ujar Ali.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus tersebut, yaitu Bupati Bandung Barat nonaktif AUS, AW dari pihak swasta yang juga anak AUS, dan pemilik PT Jagat Dir Gantara dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang MTG.

Baca Juga: Terpapar Covid-19, Wagub Jawa Barat Akui Akibat Teledor dan Abaikan Protokol Kesehatan

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X