Pemerintah Melarang Pejabat Gelar Open House, Mendagri Ungkapkan Alasannya Lewat Surat Edaran

- 5 Mei 2021, 17:10 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran pelarangan Open House.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran pelarangan Open House. /Instagram.com/@titokarnavian

HALLO BOGOR - Selain melarang mudik, pemerintah juga melarang open house demi memutus mata rantai penyebaran corona.

Pelarangan open house itu tertuang dalam Surat Edaran yang diterbitkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian Nomor 800/2794/SJ.

Yaitu tentang Pembatasan Kegiatan Buka Puasa Bersama pada Ramadhan dan Pelarangan Open House Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Baca Juga: Menhub Lepas Tim Gabungan dalam kegiatan mudik Lebaran 1442H untuk Operasi Ketupat 2021

Gubernur, bupati dan wali kota se-Indonesia diminta agar mengambil langkah-langkah untuk melakukan pembatasan buka puasa bersama dan pelarangan open house pada saat maupun pasca lebaran.

Menurut Mendagri, Surat Edaran itu dikeluarkan setelah mencermati terjadinya peningkatan kasus penularan Covid-19.

Khususnya pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H atau pada 2020 yang lalu, serta mencermati pasca libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Baca Juga: Mentan Ungkap Sarang Burung Walet dan Porang Siap Dijadikan Komoditas Unggulan Masa Depan

“Diminta kepada saudara gubernur, bupati/wali kota mengambil langkah-langkah sebagai berikut, melakukan pembatasan kegiatan buka puasa bersama.

"Tidak melebihi dari jumlah keluarga inti ditambah 5 orang selama Ramadhan 1442 H,” kutipan poin a dalam edaran tersebut.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X