Pengembangan dari Eks Markas FPI Makassar, Ada Terduga yang Mengaku Sudah Dibaiat Munarman

- 5 Mei 2021, 15:27 WIB
Penggeledahan bekas markas Front Pembela Islam (FPI) di Makassar, Sulawesi Selatan sebagai penyidikan lanjutan pascapenangkapan mantan Sekretaris Umum FPI Munarman dalam kasus dugaan tindak pidana terorisme.
Penggeledahan bekas markas Front Pembela Islam (FPI) di Makassar, Sulawesi Selatan sebagai penyidikan lanjutan pascapenangkapan mantan Sekretaris Umum FPI Munarman dalam kasus dugaan tindak pidana terorisme. /ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/wsj

HALLO BOGOR - Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan saat dikonfirmasi membenarkan adanya penggeledahan di eks Sekretariat FPI Makassar.

Penggeledahan tersebut berkaitan dengan jaringan peledakan bom bunuh diri dilakukan pasangan suami istri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu, 28 Maret 2021.

"Benar, ada penggeledahan. Itu terkait dengan pengembangan bom bunuh diri di Gereja Katedral, ujar Zulpan.

Baca Juga: Qori Muhammar ZA Mendapat Anugerah Penghargaan Pengabdian Seumur Hidup

"Serta kelompok kajian di Villa Mutiara Biru atas penangkapan 20 orang di awal tahun ini, termasuk pengakuan beberapa terduga yang sudah ditangkap sebelumnya," imbuhnya.

Detasemen Khusus (Desus) 88 Antiteror Mabes Polri bersama tim Polda Sulsel menggeledah bekas markas organisasi Front Pembela Islam (FPI).

Penggeledahan dilakukan di Jalan Sungai Limboto, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 4 April 2021.

Baca Juga: Ditendang dari Facebook dan Twitter, Donald Trump Ambil Sikap Lakukan Pembalasan

Dari penggeledahan tersebut, dikutip Hallobogor.com dari Antara, ditemukan sejumlah barang-barang yang diamankan petugas, seperti:

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X