KPK Bisa Proses Kembali Kasus BLBI Pasangan Sjamsul Nursalim dan Itjih, Ini Syaratnya

- 13 April 2021, 14:39 WIB
Ilustrasi Sjamsul Nursalim.
Ilustrasi Sjamsul Nursalim. /Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari

HALLO BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menutup kemungkinan dapat memproses kembali kasus dugaan korupsi dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang melibatkan Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim jika ditemukan bukti-bukti baru.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyatakan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap Sjamsul dan Itjih lantaran perbuatan korupsi yang dianggap bersama-sama dengan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung (SAT).

"Tetapi yang perlu kami tegaskan sebenarnya begini bahwa yang dihentikan oleh KPK dalam SP3 terhadap Sjamsul dan Itjih Nursalim itu sesungguhnya adalah perbuatan yang dianggap bersama-sama dengan SAT," kata Ghufron.

Baca Juga: Selain Hukuman Penjara dan Denda, KPK Juga Minta Hak Politik Rizal Djalil Dicabut

SP3 tersebut diterbitkan setelah Mahkamah Agung (MA) menolak Peninjauan Kembali (PK) KPK terhadap putusan kasasi Syafruddin pada 16 Juli 2020.

Baca Juga: Soal KPK yang Tak Dilibatkan dalam Satgas Tagih Dana BLBI, Mahfud Jelaskan Begini

Dalam putusan kasasi MA pada 9 Juli 2019 untuk terdakwa Syafruddin itu disebutkan bahwa perbuatan Syafruddin bukan merupakan tindak pidana dan melepaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum (onslag van alle echtsvervolging).

Baca Juga: KPK Cium Aroma Tak Sedap Terkait Perpindahan RKUD Salah Satu Daerah di Pemprov Bengkulu

"Kalau ternyata kemudian, baik KPK ataupun publik kemudian bisa memberikan kontribusi baru bahwa ada perbuatan lain selain perbuatan yang dinyatakan dan sudah diputus oleh kasasi ini, maka sesungguhnya ini masih terbuka."

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X