Mantan Menpora Imam Nahrawi divonis 7 tahun dan dijebloskan ke LP Sukamiskin

- 8 April 2021, 09:29 WIB
Mantan Menpora, Imam Nahrawi. /ANTARA FOTO/Reno Esnir

HALLO BOGOR – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi terpaksa harus menghabiskan waktunya untuk 7 tahun ke depan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Sukamiskin Bandung, Jawa Barat, menyusul eksekusi yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan pada Selasa, 6 April 2021, Jaksa Eksekusi KPK, Rusdi Amin dan Josep Wisnu Sigit telah melaksanakan putusan MA RI Nomor 485 K/Pid.Sus/2021 tanggal 15 Maret 2021 jo putusan PN Tipikor pada PT DKI Jakarta Nomor 30/PID.SUS-TPK/2020/PT DKI JKT tanggal 8 Oktober 2020 jo putusan PN Tipikor pada PN Jakarta Pusat Nomor 9/Pid.Sus/TPK/2020/PN. Jkt.Pst tanggal 29 Juni 2020.

"Dengan cara memasukkan terpidana Imam Nahrawi ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IA Sukamiskin untuk menjalani pidana penjara selama 7 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan," ujar Ali Fikri dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu, 7 April 2021.

Baca Juga: Begini Penjelasan KPK Terkait Kepala Daerah yang Tidak Kapok Melakukan Tindakan Korupsi

Sebelumnya terpidana Imam Nahrawi telah diputus dan dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut dalam perkara suap terkait pengurusan proposal dana hibah KONI dan gratifikasi dari sejumlah pihak.

Baca Juga: 21.939 Penyelenggara Negara Sampai Batas Akhir Penyampaian Belum Melaporkan Harta Kekayaannya, Begini Rinciann

"Terpidana juga diwajibkan membayar denda sejumlah Rp400 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan," tambah Ali.

Baca Juga: Terbukti Langgar Prokes Covid-19 Saat Syukuran Pelantikan, Walikota Blitar Diputuskan Bersalah

Selain itu, lanjut dia, Imam Nahrawi juga dijatuhi pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp19.154.203.882.

Halaman:

Editor: Wowo Ario Sungkowo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X