KLHK Solo Lacak Penyelundupan 125 Satwa Eksotis Lewat Medsos, Ini yang Terungkap

- 28 Maret 2021, 22:07 WIB
Satwa eksotis, burung kakatua raja yang hidup di Papua, salah satu jenis yang diselundupkan.
Satwa eksotis, burung kakatua raja yang hidup di Papua, salah satu jenis yang diselundupkan. /Twitter.com/@KementerianLHK

HALLO BOGOR - Tim penegakan hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menangkap seorang pelaku yang diduga menyelundupkan dan menjual satwa eksotis dilindungi.

Pelaku ditangkap di sebuah rumah indekos Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah. Dengan barang bukti ratusan ekor satwa eksotis dilindungi.

Koordinator penyidik Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabalnusra) Agus Mardiyanto menjelaskan, satwa yang diamankan sebanyak 125 ekor.

Baca Juga: Menteri BUMN Erick Thohir Khawatir Bom Makassar Mengimbas pada Program Vaksinasi

Sementara pelaku dengan inisial YAS (22), warga RT 01/01 Karangasem Laweyan, Solo sudah diamankan dan dibawa ke Mapolres Surakarta untuk pendalaman kasus jual beli satwa eksotis dilindungi.

Baca Juga: Bom di Gereja Katedral Makassar Termasuk Kategori High Explosive, Begini Penjelasan Kapolda

Agus membeberkan, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat soal adanya transaksi jual beli hewan dilindungi. Kemudian pihaknya menurunkan petugas untuk menyelidiki adanya satwa dilindungi di wilayah Solo.

Baca Juga: Erling Haaland Cemerlang di Liga Jerman Kandas di Timnas, Norwegia Kalah Telak dari Turki

Tim KLHK bekerjasama dengan Polresta Surakarta untuk melakukan pengamanan di rumah kost yang ditempati pelaku sekaligus tempat penyimpanan hewan dilindungi.

"Kami juga melakukan pelacakan pelaku sudah cukup lama melalui media sosial. Kami melacak pelaku perdagangan satwa ilegal itu," jelas Agus.

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X