Kubu KLB Mulai Ungkit Kader Partai Penikmat Korupsi Hambalang yang Tak Tersentuh Hukum

- 26 Maret 2021, 09:21 WIB
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dituding otoritarian dalam memimpin partai.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dituding otoritarian dalam memimpin partai. /ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

HALLO BOGOR – Kubu Partai Demokrat (PD) versi Kongres Luar Biasa (KLB) melakukan “perlawanan” dengan menuding Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) otoritarian dan "keluargais" dalam memimpin partai.

Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara PD versi KLB Muhammad Rahmad saat jumpa pers di lokasi proyek Wisma Atlet Hambalang, Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 25 Maret 2021.

"Partai yang mengarah kepada tirani, otoritarian dan 'keluargais' yang dilakukan SBY dan AHY harus diakhiri. Ini adalah bencana yang luar biasa bagi pembangunan demokrasi pascareformasi di Indonesia," tandas Muhammad Rahmad.

Baca Juga: Tanggapi Santai Gugatan Jhoni Allen Marbun, Begini Pernyataan Tim Advokasi DPP Demokrat

Diungkapkan, melalui KLB di Deli Serdang yang menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum PD, sebagai upaya akan mengembalikan partai berlambang bintang mercy ini menjadi partai terbuka, demokratis, modern, dan santun.

Baca Juga: Marzuki Alie Cabut Gugatan Terhadap AHY, Begini Tanggapan Pihak DPP Partai Demokrat

"Bapak Moeldoko memiliki komitmen untuk menghapus ketentuan-ketentuan yang memberatkan kader dan memberikan rewards atau penghargaan kepada kader yang berjasa kepada partai," ujarnya pula.

Baca Juga: Posisi Terzalimi Timbulkan Simpati, Elektabilitas AHY dan Partai Demokrat Naik, PDIP Turun

Politisi Partai Demokrat versi KLB Max Sopacua seprti dikutip Hallobogor.com dari Antara mengungkap alasan kubunya menggelar jumpa pers di lokasi proyek Wisma Atlet Hambalang, yaitu untuk mengingat kembali masa lalu.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X