Begini Manuver AHY untuk Tunjukkan Soliditas dan Kekompakan Partai Demokrat

- 7 Maret 2021, 19:58 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang dinilai ilegal di Jakarta, Jumat, 5 Maret 2021.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang dinilai ilegal di Jakarta, Jumat, 5 Maret 2021. /ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

 

HALLO BOGOR - Ujian soliditas di tubuh Partai Demokrat pasca KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara beberapa waktu lalu ditunjukkan saat rapat konsolidasi internal, Minggu, 7 Maret 2021.

Sejumlah petinggi partai mulai pengurus pusat, ketua dewan pimpinan daerah dari 34 provinsi, dan ketua dewan pimpinan cabang dari 514 kabupaten dan kota terlihat hadir.

Tak heran jika Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengklaim Partai Demokrat masih tetap solid meski ada ketua tandingan versi KLB.

Baca Juga: Tak Pernah Beri Mandat Kader Ikut KLB, Partai Demokrat Jateng Ikrar Setia Kepada AHY-SBY

“Secara umum soliditas Partai Demokrat yang sah terjaga dengan baik. Terima kasih kepada seluruh kader Partai Demokrat yang menunjukkan keberaniannya menjaga kehormatan dan kedaulatan Partai Demokrat,” kata Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca Juga: Gara-gara Moeldoko, Jokowi Juga Kena Sentil Soal Kisruh Partai Demokrat, Ini Catatan 5 Pengamat

AHY menyatakan itu saat membuka rangkaian rapat konsolidasi di kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat di Jakarta, Minggu, 7 Maret 2021.

Baca Juga: DPP Partai Demokrat Rapatkan Barisan Konsolidasi Internal, Ini Langkah yang akan Dilakukan

Rapat konsolidasi ini sebagai gerak cepat Partai Demokrat untuk merapatkan barisan menyusul digelarnya Kongres Luar Biasa pada Jumat lalu hingga menetapkan Moeldoko sebagai ketua.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X