Ratusan Satwa Dilindungi Tanpa Surat Resmi Masuk Surabaya dari Makassar, Begini Kondisinya Kini

- 2 Maret 2021, 21:54 WIB
Burung kakatua. /Pixabay/Nel Botha

HALLO BOGOR - Upaya masuknya hewan dilindungi tanpa dilengkapi dengan dokumen kesehatan dari daerah asal berhasil digagalkan Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Surabaya.

Tidak tanggung-tanggung 633 satwa berupa burung dan kura-kura asal Makassar, Sulawesi Selatan

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya Mussyafak Fauzi, menyebutkan dari sejumlah itu terbanyak kura-kura sejumlah 285 ekor.

Baca Juga: 13 Terduga Teroris Kelompok Fahim yang Berafiliasi dengan Al Qaeda Ditangkap di Jatim

Kemudian enam ekor Kakatua Jambul Putih, sembilan belas Nuri Tanimbar, tiga ratus tigabelas Jalak Rio-Rio, dan sepuluh ekor Merpati Hitam Sulawesi.

Baca Juga: Fraksi PAN Angkat Bicara Terkait Pencabutan Perpres Investasi Miras oleh Presiden

"Keberhasilan tersebut berkat kerja sama antara Karantina Pertanian Surabaya wilayah kerja Tanjung Perak bersama Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak," katanya saat temu media, Selasa 2 Maret 2021 di Sidoarjo.

Baca Juga: IHSG BEI Naik Tipis 0,34 Persen, Akibat Terganjal oleh Penurunan Saham Unggulan

Seperti dikutip Hallobogor.com dari Antara, Ia menjelaskan Nuri Tanimbar dan Kakatua Jambul Putih merupakan jenis satwa yang dilindungi sehingga tidak dapat diburu dan diperjualbelikan.

Halaman:

Editor: Satwika Rumeksa

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X