Wapres Berharap, Ibadah Haji untuk yang Mampu, Jadi Bukan Karena Disubsidi Negara

- 7 Januari 2021, 17:03 WIB
Ma’ruf Amin meminta Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, untuk menyusun kebijakan guna memangkas subsidi biaya haji oleh pemerintah. /Instagram.com/@kyai_marufamin

HALLO BOGOR - Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin meminta Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, untuk menyusun kebijakan guna memangkas subsidi biaya haji oleh pemerintah.

"Wapres berharap, kedepannya ibadah haji untuk yang mampu, jadi bukan karena disubsidi negara. Ya disubsidi oke, tapi jangan sampai mengganggu sistem tabungan haji yang selama ini dikelola BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji)," kata Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi, ketika dihubungi di Jakarta, Rabu 6 Desember 2021.

Baca Juga: Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Ingin Agama Jadi Inspirasi Bukan Aspirasi

Baca Juga: Respon Jubir Wapres Terkait Usulan Pertemuan Habib Rizieq - Ma'ruf Amin

Seperti diketahui, pada Rabu sore Ma’ruf menerima kedatangan menteri agama di rumah dinasnya. Baidlowi yang ikut dalam pertemuan itu mengatakan biaya haji harus dihitung secara benar dan jangan sampai mengganggu rencana keberangkatan calon jemaah haji berikutnya.

"Subsidi haji ini terlalu besar, bayar Rp35 juta kisarannya, tapi ongkos hajinya Rp70-an juta, (subsidinya) hampir setengahnya, kan ini tidak benar," ujar Baidlowi.

Pada kesempatan yang sama, Ma’ruf juga berpesan agar persoalan dana haji tidak menjadi seperti skema ponzi atau berpotensi investasi bodong.

"Jangan sampai seperti arisan haji atau umrah, jadi yang mau berangkat duluan itu dicarikan dana dari yang lain sampai akhirnya yang belakangan itu jadi korban. Dalam konteks negara, ini duit APBN yang dipakai (untuk subsidi)," lanjutnya. Demikian seperti dikutip Hallobogor.com dari Antara.

Baca Juga: Masih Pandemi, Ini Tiga Alternatif Kuota Haji 2021 yang Disiapkan Kemenag

Halaman:

Editor: Timothy Alden

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X