Hotman Sebut Keluarga Djojohadikusumo Jadi Korban Pencemaran Nama Baik

- 4 Desember 2020, 23:12 WIB
Pengacara Hotman Paris Hutapea.
Pengacara Hotman Paris Hutapea. /Facebook.com/@Drhotmanparishutapea

HALLO BOGOR - PT Bima Sakti Mutiara (BSM) yang dipimpin oleh Rahayu Saraswati Djojohadikusumo santer dikabarkan ikut andil dalam ekspor benih lobster melalui PT Aero Citra Kargo (ACK).

Namun, hal itu dibantah keras oleh adik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo.

Hashim mengatakan, dirinya bahkan baru tahu PT ACK tersebut usai Menteri Kelautan dan Perikanan nonaktif Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga: Hashim Nyatakan Perusahannya Belum Mendapatkan Ijin Ekspor Benih Lobster

“Saya baru tahu ada perusahaan izin kargo pemesan namanya ACK atau Aero apa itu, saya juga enggak tahu. Saya baru tahu Kamis (26/11) setelah pak Edhy ditangkap," kata Hashim dalam konferensi pers terkait ekspor benih lobster di Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta, Jumat 4 November 2020.

Hingga kini, PT ACK menjadi satu-satunya penyedia jasa kargo untuk ekspor benih lobster yang menjadi polemik itu.

Berdasarkan informasi dari laman KKP diketahui lebih dari 20 perusahaan telah diverifikasi dan 15 di antaranya sudah mengekspor benih lobster, termasuk salah satunya adalah PT Bima Sakti Mutiara (BSM).

Baca Juga: Terkait Kasus Edhy Prabowo, KPK Amankan Dokumen Ekspor Benih Lobster

Hashim selaku pihak yang terkait dengan PT BSM bersama kuasa hukumnya Hotman Paris sudah membantah bahwa perusahaan memiliki izin untuk ekspor benih lobster tersebut.

Halaman:

Editor: Timothy Alden

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X