Ini yang Harus Dilakukan Jemaah Umrah, Setelah Pemerintah Perketat Prokes

- 20 November 2020, 13:20 WIB
Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Oman Fathurahman. /Dok. haji.kemenag.go.id

HALLO BOGOR - Untuk mengantisipasi peyebaran Covid-19, penyelenggaraan ibadah umrah akan diperketat oleh pemerintah. Hal tersebut dikatakan Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama Oman Fathurahman.

"Kami akan mengawasi dan memastikan bahwa PPIU benar-benar mematuhi segala ketentuan yang ada dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) 719 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019. Ini harus dipahami sebagai bagian dari perlindungan pemerintah terhadap jamaah. Mudah-mudahan umrah bisa terlaksana dengan tetap menjaga kesehatan," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat 20 November 2020.

Oman menegaskan, Jamaah umrah asal Indonesia diperkirakan akan kembali bisa diberangkatkan setelah 20 November 2020, Setelah sempat jeda untuk refleksi dan evaluasi pelaksanaan umrah oleh pihak Arab Saudi.

Baca Juga: Efek Kebijakan Arab Saudi, Puluhan Jemaah Bogor Gagal Berangkat Umrah

"Sejak 8 November, belum ada pemberangkatan lagi. Kemarin kami mendapat informasi bahwa visa umrah sudah bisa diproses kembali. Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan ada pemberangkatan jamaah umrah asal Indonesia," kata Oman.

Menurut dia, Proses pengetatan tersebut, antara lain berupa validasi hasil swab dan karantina sebelum keberangkatan. kebijakan itu setelah proses evaluasi pemberangkatan jamaah umrah sejak 1 November 2020.

Rekokemdasi untuk Memperkuat koordinasi, lanjut Oman, antara Kemenag dengan Kemenkes, BNPB, dan otoritas Saudi, adalah hasil rapat kerja Pihaknya dengan Komisi VIII DPR RI. Demikian seperti yang dikutip Hallobogor.com dari Antara.

Baca Juga: Salah satunya Sinar Matahari, Ini Penyebab Kanker yang Harus Diwaspadai

Arab Saudi memberi kehormatan untuk Indonesia, dengan memberangkatkan jamaah umrah pada masa awal dibukannya penyelenggaraan umrah di masa pandemi, sejak 1 November 2020 lalu, Indonesia telah memberangkatkan 359 orang untuk umrah. Mereka terbagi dalam tiga gelombang pemberangkatan, yaitu rombongan yang berangkat pada 1, 3, dan 8 November 2020.

Halaman:

Editor: Asep Saeful Hidayat

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X