Satgas Covid-19 Ungkap Alasan Bantu Masker untuk Acara Habib Rizieq

- 19 November 2020, 13:45 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito. /covid19.go.id/Lukas

 

HALLO BOGOR - Soal penegakan protokol kesehatan, oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Indonesia, mendapat sorotan, pasca rentetan keramaian yang tercipta sejak kedatangan Habib Rizieq Shihab.

Terlebih saat bantuan masker dengan jumlah yang cukup banyak pada acara pernikahan anak Habib Rizieq, diberikan oleh Satgas Covid-19. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Pusat, Doni Monardo pun membenarkan kabar pemberian 20.000 masker tersebut.

Doni Monardo Memnelaskan, dalam sebauah konferensi pers yang digelar secara virtual pada Sabtu 14 November 2020, pemberian masker dan hand sanitizer tersebut usai Satgas Penanganan Covid-19 melihat tidak adanya penerapan protokol kesehatan pada setiap kegiatan yang melibatkan Habib Rizieq Shihab. Dalam sebauah konferensi pers yang digelar secara virtual pada Sabtu 14 November 2020.

Baca Juga: Sikap PKS Sangat Jelas, Mendukung Revolusi Akhlak Habib Rizieq

Satgas dikritik jika pemberian masker itu adalah pembenaran dari adanya kegiatan yang melanggar protokol kesehatan.

Hal tersebut disanggah oleh juru bicara penanganan Covid-19. Prof. Wiku Adisasmito, dalam sebuah acara Televisi Mata Najwa.

Dia menjelaskan, kendali tetap ada ditangan pemerintah daerah, namun itu adalah prosedur pencegahan yang dilakukan, dan ia menekankan bukan hanya di DKI Jakarta saja. Seperti yang dikutip Hallobogor.com.dari Pikiran-rakyat.com dengan judul, Jawab Kritik Soal Bantuan 20.000 Masker, Prof. Wiku: Bukan Pembenaran  Satgas Covid-19 Ungkap Alasan Bantu Masker untuk Acara Habib Rizieq Kurangi Risiko.

Baca Juga: Irfan Alaydrus, Pria Beruntung yang Jadi Menantu Habib Rizieq

"Kita pastikan semuanya itu harus bisa mengendalikan, pada saat kejadian akhirnya tidak bisa dikendalikan hari Sabtu maka itu kita sebut pencegahannya gagal Apa yang harus kita lakukan, mitigasi," ujar Prof Wiku dikutip dari YouTube Najwa Shihab, yang diunggah 19 November 2020.

Halaman:

Editor: Asep Saeful Hidayat

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X