Menjelang Siang, Suara Guguran Gunung Merapi Terdengar Tiga Kali

- 18 November 2020, 16:23 WIB
Gunung Merapi /Instagram.com/@info_gunungmerapi

HALLO BOGOR - Adanya aktivitas dari Gunung Merapi, yang sudah mengeluarkan suara guguran, Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta,Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diminta untuk mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

Suara guguran sudah terdengar sebanyak tiga kali. Hal itu dikatakan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), berdasarkan hasil pengamatan pada periode
Rabu 18.November 2020, pukul 00:00 sampai 06:00 WIB.

Melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Kepala BPPTKG Hanik Humaida, menjelaskan suara guguran di gunung api aktif itu terdengar dengan intensitas sedang hingga cukup keras pada pukul 04:45 WIB dari Babadan, Jrakah, Kaliurang.

Baca Juga: Waspadalah, Jawa Barat Siaga Bencana Hingga Bulan Mei 2021

BPPTKG juga mencatat 17 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-65 mm selama 13-122 detik, enam kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-15 mm selama 9-39 detik, 44 kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3-26 mm selama 5-14 detik, serta sembilan kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 42-75 mm selama 16-47 detik. Seperti yang dikutip Hallobogor.com dari Antara.

Baca Juga: BPBD Jawa Barat Tingkatkan Kesiagaan Hadapi Bencana

Cuaca di gunung itu berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 15-21 derajat selsius, kelembaban udara 72-95 persen, dan tekanan udara 567-686 mmHg., Asap kawah teramati berwarna putih.

BPPTKG pun meminta kepada para pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III, termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi. Level siaga disematkan oleh BPPTKG kepada situasi terkini di Gunung Merapi.***

 

Halaman:

Editor: Asep Saeful Hidayat

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X