Belum Terbukti Ganas, Kemenkes Ungkap Varian Delta Cenderung Serang Pasien Usia Muda

- 23 Juni 2021, 19:34 WIB
Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu.
Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu. /Dok. kemenkes.go.id

 

HALLO BOGOR – Penyebaran varian baru COVID-19 jenis SARS-CoV-2 atau disebut varian Delta terus melonjak di beberapa daerah.

Varian Delta tersebut menjadi sorotan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) karena berbeda dari sebelumnya.

Menurut catatan Kemenkes, ada kecenderungan varian Delta tersebut menyerang pasien dengan rentang usia di bawah 18 tahun pada sejumlah daerah yang sedang mengalami lonjakan kasus.

Baca Juga: 36 Pegawai Bidang Penindakan Terpapar COVID-19, KPK Berlakukan Pembatasan Kerja di Kantor

Hal tersebut seperti diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu.

"Ada kecenderungan varian Delta di beberapa rumah sakit menyerang pasien di bawah usia 18 dan ada juga 10 tahun sudah ada yang kena. Itu pengamatan kami dari perbedaan varian baru ini," ungkapnya.

Maxi berbicara pada acara "Cegah Penularan Secara Tepat, PPKM Mikro Diperketat" yang diselenggarakan Forum Merdeka Barat 9 secara virtual dan dipantau di Jakarta, Rabu 23 Juni 2021.

Baca Juga: Ditlantas Metro Jaya Kaji Permintaan Anies Baswedan Soal Pembatasan Mobilitas Warga

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X