Selangkah Lagi, Realisasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Tunggu Keputusan Jokowi

- 10 Juni 2021, 23:03 WIB
Ilustrasi energi nuklir.
Ilustrasi energi nuklir. /Pixabay/luctheo

 

HALLO BOGOR - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menunggu kebijakan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengembangkan energi nuklir sebagai pembangkit listrik ramah lingkungan.

Direktur Pengaturan Pengawasan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Haendra Subekti mengatakan, pengembangan energi nuklir untuk kelistrikan bergantung pada kebijakan presiden dan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) jangka panjang sudah ada.

"Kalau sekarang pembangkit tenaga listrik di Indonesia masih banyak menggunakan tenaga uap, tenaga hidro yang semuanya itu suplainya adalah batubara.”

Baca Juga: Wow! Selama 5 hari Penyekatan di Jembatan Suramadu, 120 Orang Pengendara Positif Covid-19

“Pembangkit listrik tenaga nuklir itu menjadi pilihan jangka panjang," ujar Haendra Subekti di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 10 Juni 2021.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)  masih sebatas perencanaan dan berdasarkan draf RUPTL baru bisa realisasi di 2040.

Meskipun dalam draf baru bisa dilaksanakan pada 2040, namun semua masih bisa dilakukan pengkajian ulang atau analisis oleh pemerintah.

Baca Juga: Target 30 Juta di 2024, Jokowi Minta Percepat Transformasi Sektor UMKM ke Ekosistem Digital

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X