Dijaga 24 Personel TNI, 81 Etnis Ronginya Dipindahkan dari Aceh Timur ke Penampungan Medan

- 10 Juni 2021, 14:59 WIB
Sebanyak 81 etnis Rohingya yang terdampar di Pulau Idaman, Aceh Timur, dipindahkan ke tempat penampungan Medan, Sumetara Utara.
Sebanyak 81 etnis Rohingya yang terdampar di Pulau Idaman, Aceh Timur, dipindahkan ke tempat penampungan Medan, Sumetara Utara. /Dok. Acehtimurkab.go.id

HALLO BOGOR - Organisasi internasional UNHCR dan Organisasi Migran Internasional (IOM) memfasilitasi pemindahan warga 81 etnis Rohingya yang terdampar di Pulau Idaman, Desa Kuala Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur ke Medan, Sumatera Utara.

Mereka berlayar keluar Myanmar lalu terdampar di Pulau Idaman, Desa Kuala Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur direlokasi ke tempat penampungan di Medan, Sumatera Utara.

Relokasi dilaksanakan Rabu 9 Juni 2021 malam, menggunakan bus, mereka dikawal dan diawasi secara oleh aparat keamanan.

Baca Juga: Lima Gerai Restoran Cepat Saji McDonald’s Ditutup Pemkot Semarang, Minimal 2 Hari

Dikerahkan sebanyak 24 proseonel TNI untuk mengawal dan mengamankan proses pemindahan imigran Rohingya ke Medan, demikian penjelasan Kepala Bagian Operasi Polres Aceh Timur, AKP Salmidin.

Staf Protection Associate UNHC menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, karena telah atas membantu imigran Rohingya yang terdampar di pulau tanpa penghuni tersebut.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 bagi Kelompok Usia 18 Tahun Ke Atas

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur yang telah memfasilitasi."

"Baik selama di penampungan sementara di Pulau Idaman, bahkan saat pemindahan mereka ke Medan," kata Oktina Hafanti, dikutip Hallobogor.com dari Antara.

Baca Juga: Polisi China Akhirnya Meringkus 1.100 Orang Tersangka Terkait Masalah Uang Kripto

Imigran etnis Rohingya itu terdampar di Pulau Idaman, Jumat, 4 Juni dini hari. Mereka tiba di pulau tanpa penduduk tersebut, akibat kapal motor mereka mengalami kerusakan mesin.***

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X