Lima Gerai Restoran Cepat Saji McDonald’s Ditutup Pemkot Semarang, Minimal 2 Hari

- 10 Juni 2021, 14:45 WIB
Puluhan pengemudi ojek daring tersebut terlihat mengabaikan protokol kesehatan saat mengantre untuk mengambil pesanan BTS Meal yang merupakan menu kolaborasi "boy band" asal Korea BTS dengan McDonald's yang hadir di 50 negara, termasuk Indonesia.
Puluhan pengemudi ojek daring tersebut terlihat mengabaikan protokol kesehatan saat mengantre untuk mengambil pesanan BTS Meal yang merupakan menu kolaborasi "boy band" asal Korea BTS dengan McDonald's yang hadir di 50 negara, termasuk Indonesia. /ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj

  HALLO BOGOR - Pemerintah kota Semarang (Pemkot) menutup sementara 5 gerai restoran siap saji McDonald’s lantaran menimbulkan kerumunan pembeli di wilayahnya.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang telah menempelkan segel penutupan sementara di 5 gerai McDonald’s restoran siap saji dan menghentikan segala kegiatannya sementara.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto menuturkan, setidaknya ada 5 gerai McDonald’s disejumlah lokasi yang ditutup.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 bagi Kelompok Usia 18 Tahun Ke Atas

“Penutupan terjadi lantaran pihak McDonald’s memberikan promo BTS Meal yang banyak dipesan oleh masyarakat secara online melalui layanan ojeg online,” tutur Fajar.

Sebelumnya kata Fajar, pihaknya menindak lanjuti laporan warga telah terjadi kerumunan dan antrian ojeg online di McDonald’s dibeberapa lokasi.

“Setelah kami cek, benar adanya, telah terjadi kerumunan. Kami tidak menyalahkan ojek online, tapi pihak McDonald’s yang tidak memahami kondisi,” ungkapnya.

Baca Juga: Polisi China Akhirnya Meringkus 1.100 Orang Tersangka Terkait Masalah Uang Kripto

Fajar menambahkan, pihaknya tidak mempermasalahkan jika para pengusaha membuat promo. Namun demikian kata Fajar, para pengusaha harus memahami kondisi.

“Akibatnya pembeli membludak disejumlah gerai McDonald’s," kata Fajar dikutip hallobogor.com dari Antara, Kamis, 10 Juni 2021,

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X