Antisipasi Tsunami Covid-19 Bangkalan, Surabaya Tambah Nakes di Jembatan Suramadu

- 8 Juni 2021, 23:15 WIB
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi turun langsung ikut dalam penyekatan di kaki Jembatan Suramadu sisi Surabaya.
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi turun langsung ikut dalam penyekatan di kaki Jembatan Suramadu sisi Surabaya. /Dok. Surabaya.go.id

HALLO BOGOR - Antisipasi imbas Tsunami Covid-19 Bangkalan, Dinas Kesehatan Surabaya menambah jumlah tenaga kesehatan untuk memaksimalkan tes usap antigen bagi para pengendara kendaraan bermotor dari Bangkalan di pos penyekatan di kaki Jembatan Suramadu sisi Kota Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita di Surabaya, Selasa, 8 Juni 2021, mengatakan jumlah tenaga kesehatan yang bertugas per hari ini mencapai 500 orang.

Dengan rincian Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) dari 63 perwakilan Puskesmas se-Surabaya, RSUD dr Mohamad Sowandhie dan RS Bhakti Dharma Husada (BDH). "Nakes (tenaga kesehatan) tersebut bekerja dalam lima shif per hari," ujarnya.

Baca Juga: 322 Kasus Baru Positif Covid-19 di Bangkalan Selama 14 Hari, Ini Pemicunya

Selain itu, pihaknya juga sudah memperbanyak jumlah meja. "Ini sudah menjadi tugas kami. Para nakes lebih baik bekerja seperti ini, jangan sampai masuk rumah sakit dan bertambah parah yang mengakibatkan nakes juga tertular," katanya.

Diharapkan dengan adanya penambahan personel, para nakes tetap menjaga imunitas tubuh agar tetap semangat dalam bertugas. "Jangan lupa minum vitamin dan harus bahagia. Itu kuncinya," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan penambahan personel menjadi penting dilakukan agar para nakes tidak kewalahan dalam menangani pasien.

Baca Juga: Kesulitan Akses Daring, Warga Miskin Imbau Agar Tim Survei Bansos Verifikasi Langsung

"Penambahan ini sekaligus mencegah terjadinya kerumunan saat menunggu antrean," katanya seperti dikutip Hallobogor.com dari Antara.

Halaman:

Editor: Wowo Ario Sungkowo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X