322 Kasus Baru Positif Covid-19 di Bangkalan Selama 14 Hari, Ini Pemicunya

- 8 Juni 2021, 22:58 WIB
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron didampingi Wakil Bupati Bangkalan Drs Mohni MM dan pengurus PMI setempat melepas tim Spraying Gunner Blower PMI di depan Pendopo Agung, Selasa, 8 Juni 2021.
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron didampingi Wakil Bupati Bangkalan Drs Mohni MM dan pengurus PMI setempat melepas tim Spraying Gunner Blower PMI di depan Pendopo Agung, Selasa, 8 Juni 2021. /Dok. Bangkalkab.go.id

HALLO BOGOR – Tsunami Covid-19 di Bangkalan masih berlangsung. Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengemukakan kasus baru Covid-19 di wilayahnya mencapai angka 322 dalam dua pekan terakhir ini, dengan jumlah kasus tertinggi di Kecamatan Arosbaya, Klampis, Geger, dan Bangkalan.

"Data penderita Covid-19 ini mulai tanggal 10 April-7 Juni 2021," kata bupati saat menyampaikan paparan pada rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Pendopo Agung Pemkab Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa, 8 Juni 2021.

Untuk penanganana masalah itu, Pemkab Bangkalan telah menyiapkan fasilitas kesehatan di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) dengan menyediakan 150 tempat tidur dan kini telah digunakan untuk 93 pasien Covid-19.

Baca Juga: Kesulitan Akses Daring, Warga Miskin Imbau Agar Tim Survei Bansos Verifikasi Langsung

"Pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Bangkalan ini adalah pasien yang positif, akan tetapi mengalami gejala," katanya.

Untuk pasien Covid-19 yang positif, akan tetapi tidak mengalami gejala atau yang diistilahkan dengan orang tanpa gejala (OTG), maka tim Satgas Covid-19 Bangkalan menempatkan mereka di Balai Diklat Pemkab Bangkalan, dengan kapasitas 74 tempat tidur dan sampai saat ini sudah digunakan oleh 35 pasien.

Dalam kesempatan itu, bupati juga menuturkan penderita Covid-19 di kabupaten paling barat di Pulau Garam itu, bukan hanya dari kalangan tenaga medis dan warga biasa, akan tetapi ada juga yang berasal dari pekerja migran Indonesia Bangkalan.

Baca Juga: Pemerintah Jamin Upaya Maksimal untuk Redam Lonjakan Covid-19 di Kudus dan Bangkalan

"Untuk penanganan atau isolasi bagi pekerja migran ini, kami menyiapkan balai latihan kerja dengan kapasitas 30 tempat tidur, dan sampai saat ini sudah terisi 17 orang," ujar bupati.

Halaman:

Editor: Wowo Ario Sungkowo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X