Soal Potongan Surat 75 Pegawai akan Dinonaktifkan, Begini Rencana yang Dilakukan KPK

- 9 Mei 2021, 19:33 WIB
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. /Dok. kpk.go.id

 

HALLO BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan melakukan pengecekan keabsahan potongan surat yang diteken Ketua KPK Firli Bahuri perihal penonaktifan 75 pegawai yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

"Kami akan melakukan pengecekan keabsahan potongan surat tanpa tanggal dan cap kedinasan yang beredar tersebut," ucap Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri.

KPK sendiri menurut dia, menyayangkan beredarnya potongan surat tersebut.

Baca Juga: Jersey Michal Jordan Berhasil Terjual Rp19,5 Miliar di Rumah Lelang Heritage Auctions

Secara kelembagaan, kata dia, saat ini KPK sedang berupaya menyelesaikan seluruh tahapan pengalihan pegawai KPK menjadi ASN dengan cermat agar bisa tepat waktu sesuai dengan rencana.

Atas hal tersebut, dia pun mengingatkan semua pihak agar berpedoman pada informasi resmi yang dikeluarkan KPK.

"Sekali lagi kami mengingatkan agar media dan publik berpedoman pada informasi resmi yang dikeluarkan secara kelembagaan oleh KPK, baik lewat juru bicara maupun seluruh saluran komunikasi resmi yang dimiliki KPK," ungkap Ali.

Baca Juga: Bill dan Melinda Gates Bercerai Setelah 27 Tahun Menikah, Psikolog Ungkap Penyebabnya

Adapun potongan surat tersebut ditandatangani Firli tanpa tanggal yang menetapkan keputusan pimpinan KPK tentang hasil asesmen TWK yang tidak memenuhi syarat dalam rangka pengalihan pegawai KPK menjadi pegawai ASN.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X