Pemprov Jatim Isolasi 3.636 Pekerja Migran, Ternyata 33 Orang Diketahui Positif Covid-19

- 5 Mei 2021, 08:37 WIB
Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) antre menunggu hasil pemeriksaan tes usap PCR di tempat karantina Balai Diklat PNS Licin, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa, 4 Mei 2021.
Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) antre menunggu hasil pemeriksaan tes usap PCR di tempat karantina Balai Diklat PNS Licin, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa, 4 Mei 2021. /ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/wsj

HALLO BOGOR – Pekerja Migran Indonesia (PMI) habis kontrak asal Jatim, mulai berdatangan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mengisolasi sebanyak 3.636 orang pekerja migran Indonesia di Asrama Haji Surabaya yang baru tiba dari sejumlah negara sejak 28 April 2021, di mana sebanyak 33 orang dinyatakan positif Covid-19.

“Datangnya bertahap dan kami langsung lakukan isolasi, kemudian juga uji usap di sana,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Selasa, 4 Mei 2021.

Baca Juga: KPK Beberkan 6 Tersangka Kasus Korupsi Gratifikasi Pajak di Kementerian Keuangan

Dari seluruh pekerja migran Indonesia (PMI) yang hadir, kata dia, setelah dilakukan pemeriksaan sebanyak 33 orang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 sehingga harus dilakukan perawatan sesuai prosedur.

Baca Juga: Liga Bola Belum Aktif, Stadion Candrabhaga Disiapkan untuk Karantina Pemudik Balik dari Kampung

“Bagi yang positif Covid-19 sesuai alur penanganan kasus harus diisolasi di RS Darurat Lapangan Indrapura dan RS Rujukan. Sedangkan, bagi pasien yang negatif akan dilakukan penjemputan oleh kabupaten dan kota masing-masing,” katanya.

Baca Juga: Rumah Artis Terry Putri di Dirampok, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan Terkait Pelaku

Pemprov Jatim, juga telah bekerja sama dengan “Institute of Tropical Disease” Universitas Airlangga untuk melakukan sequence genetik atau wholegenome sequencing sebagai upaya genomic surveilance atau deteksi dini adanya mutasi varian India, Inggris dan Afrika Selatan.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X