Ini Langkah Pemerintah Waspadai Kasus Aktif Covid-19 Stagnan dalam 10 Hari Terakhir

- 4 Mei 2021, 07:18 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. /Instagram.com/@airlanggahartanto_official

HALLO BOGOR – Pemerintah mewaspadai kasus aktif Covid-19 stagnan di 10 hari terakhir diangka 100 ribu kasus.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu evaluasi dari penerapan PPKM Mikro.

“Terkait dengan evaluasi PPKM Mikro, kita lihat dalam lima bulan terakhir yang perlu jadi perhatian di 10 hari terakhir kasusnya stagnan di 100 ribu, ini perlu diupayakan supaya turun,” kata Airlangga.

Baca Juga: Gangguan Jaringan Telekomunikasi Papua Dituding Sengaja, Begini Penjelasan Pihak Polri

Hal itu disampaikannya dalam jumpa pers daring dari Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 3 Mei 2010.

Baca Juga: Hidupkan Kembali Industri Perfilman, Upaya Bupati Ade Yasin Dipuji Aktris Film Atiqah

Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 an Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) merinci terdapat lima provinsi dengan kenaikan kasus Covid-19 yang cukup tinggi.

Baca Juga: Industri Makanan Halal dan Fesyen Muslim Jadi Primadona di Pasar Dalam Maupun Luar Negeri

Yakni Kepulauan Riau (Kepri), Riau, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung. Kenaikan kasus Covid-19 di Kepri, kata Airlangga, salah satu sebabnya adalah penularan dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru saja pulang.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Selasa dan Imsak Rabu untuk Bogor, 22 dan 23 Ramadhan 1442 H

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X