Kemensos Nonaktifkan 21 Juta Data Penerima Bantuan Sosial, Ini yang Jadi Penyebab

- 22 April 2021, 17:25 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Menteri Sosial Tri Rismaharini. /Instagram.com/@kemensosri

HALLO BOGOR - Kementerian Sosial menonaktifkan sekitar 21 juta data ganda yang berhak menerima bantuan sosial. Penonaktifan data itu dimutakhirkan melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) terbaru.

Menurut Menteri Sosial Tri Rismaharini, sebelum adanya pemutakhiran, banyak masyarakat penerima bantuan yang memiliki data ganda.

Mereka juga tercatat dalam berbagai program bantuan dari tingkat pusat hingga daerah. Selain itu, ada pembaharuan data karena ada penerima bantuan yang meninggal, pindah domisili dan lainnya.

Baca Juga: 5 Fakta KRI Nanggala-402 yang Dinyatakan Hilang Kontak Setelah Melakukan Latihan Torpedo

"New DTKS ini karena kita melakukan pengontrolan data sehingga ada hampir 2,1 juta data yang kita tidurkan," jelas Tri Rismaharini.

Baca Juga: Astronot di Bulan Bisa Produksi Oksigen Secara Mandiri Gunakan Teknologi Israel

Risma bilang, apabila terdapat dua data atau ganda, maka satu data yang akan dinonaktifkan. Sehingga, melalui pemuktakhiran data ini, penerima bansos akan tepat sasaran.

Baca Juga: Postur Tubuh Belum Ideal Usai Melahirkan, Begini Cara Zaskia Gotik Turunkan Berat Badan

Dengan adanya pemutakhiran data ini, maka Kemensos mengalami kekurangn data. Walau demikian, Risma meminta peran pemerintah daerah untuk memperbaharui data dan melaporkannya ke Kemensos secara berkala.

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X