Vaksinasi Covid-19 Dinilai Menyimpang dari Aturan WHO, Begini Pernyataan Tegas Koalisi Warga

- 22 April 2021, 07:24 WIB
Ilustrasi vaksinasi.
Ilustrasi vaksinasi. /Pixabay/KitzD66

 

HALLO BOGOR - Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di Indonesia dinilai tidak tepat sasaran dan menyimpang dari aturan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Padahal vaksin yang diperoleh semakin terbatas.

Hal tersebut disampaikan Koalisi Warga untuk Keadilan Aksen Kesehatan dalam keterangan tertulis, Rabu, 21 April 2021.

Koalisi warga tersebut menilai, seharusnya di tengah keterbatasn vaksin, semua kalangan lanjut usia (lansia) dan kalangan prioritas lainnya harus diutamakan.

Apalagi setelah India melakukan embargo vaksin setelah kasus Covid-19 di negeri tersebut semakin melonjak.

Baca Juga: Khawatir Dipolitisir, Alasan Terdakwa Rizieq Shihab Tidak Buka Hasil Tes Usap Covid-19

Akibatnya, Indonesia hanya menerima 1.1 juta dari 11.7 juta dosis vaksin AstraZeneca yang dialokasikan oleh Covax ke Indonesia. Serum Institute of India, menunda pengiriman vaksin untuk Indonesia pada Maret dan April 2021.

Baca Juga: Industri Logam Tumbuh 11 Persen Lebih, Pemerintah Mulai Berlakukan Baja Ber-SNI

Ironisnya, di tengah keterbatasan ketersediaan vaksin, pemberian vaksin masih banyak diberikan kepada mereka yang bukan kelompok rentan.

Baca Juga: Ada 1,73 Juta Usaha Mikro di Jawa Barat Terima BPUM 2021, Begini Realisasinya

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X