Mudik dan Takbir Keliling Dilarang, Begini Penjelasan Menteri Yaqut Cholil Qoumas

- 20 April 2021, 05:27 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. /Dok. Humas Setkab/Agung

HALLO BOGOR - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan bahwa keputusan pemerintah untuk meniadakan mudik Lebaran tahun 2021 merupakan bagian dari upaya untuk melindungi masyarakat dari pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Menag dalam keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19 Jelang Idulfitri, yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan.

“Jadi larangan mudik ini lebih ditekankan karena kita semua, pemerintah terutama, ingin melindungi diri kita dan seluruh warga ini agar terjaga dari penularan Covid-19,” ujarnya Menag di Istana Kepresidenan, Senin, 19 April 2021.

Baca Juga: Yuk Nonton Pertunjukan Magic House di Dufan, Catat Waktunya Sambil Ngabuburit Seru

Menag juga menyampaikan, menjaga keselamatan serta kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar hukumnya adalah wajib.

Baca Juga: Begini Mekanisme Penangkapan Joseph Paul Zhang oleh Interpol, Setelah Polri Terbitkan DPO

Tidak ada tuntunan dalam agama untuk mengejar hal yang sunah tapi meninggalkan yang wajib.

Baca Juga: Diproduksi di RSPAD Vaksin Nusantara Bukan Program TNI, Begini Pernyataan TNI

“Kita memiliki dasar, mudik itu paling banter hukumnya adalah sunah, sementara menjaga kesehatan diri kita, menjaga kesehatan keluarga, menjaga kesehatan lingkungan kita itu adalah wajib. Jadi jangan sampai apa yang wajib itu digugurkan oleh yang sunah,” ujarnya.

Baca Juga: Memakan Lahan Warga Hingga 2 Hektar, Begini 7 Fakta Fenomena Danau Baru di Kupang

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Sekretariat Kabinet


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X