Ijin Sinovac Masih Dipertanyakan Serta Picu Efek Samping, Satgas Covid-19 Kembali Menegaskan Hal Ini

- 16 April 2021, 19:21 WIB
Vaksin Sinovac.
Vaksin Sinovac. /REUTERS/Florion Goga

 

HALLO BOGOR - Satuan tugas penanganan Covid-19 kembali menegaskan terkait vaksin Sinovac. Melalui juru bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, menjelaskan persoalan izin penggunaan darurat vaksin ini.

Dalam keterangan pers Satuan Tugas di Jakarta, Jumat, 16 April 2021, Wiku menjelaskan bahwa Emergency Use Listing (EUL) dan Emergency Use Authorization (EUA) merupakan bentuk izin penggunaan secara terbatas untuk vaksin, obat, dan alat kesehatan.

"Saya hendak mempertegas, bahwa baik EUL dan EUA, adalah dua bentuk izin penggunaan terbatas untuk vaksin, obat-obatan, dan alat diagnostik in vitro atas dasar beberapa pertimbangan yang intinya sama," katanya.

Baca Juga: Vaksin Nusantara Masih Jadi Pro dan Kontra di Masyarakat, Begini Penjelasan Satgas Covid-19

"Sekali lagi saya tekankan, kemunculan tersebut pun tidak signifikan jumlahnya dan terjadi hanya pada beberapa orang dengan kondisi kesehatan khusus," tambahnya.

Baca Juga: Penting Konsumsi Suplemen Vitamin Saat Ramadhan, Ini Aturannya Agar Minim Efek Samping

"Vaksin diperuntukkan bagi masyarakat dalam keadaan sehat. Karenanya masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik," ujar Wiku.

Baca Juga: Kemendes PDTT Sudah Salurkan Dana Rp11,36 T kepada 34 Ribu Desa, Begini Harapan Menteri

Vaksin buatan Sinovac yang digunakan dalam pelaksanaan vaksinasi covid -19 di Indonesia, sudah mendapat EUA dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X