Peserta UTBK Positif Covid-19 Tidak Bisa Mengikuti Ujian Susulan, Ini Alasannya

- 15 April 2021, 22:35 WIB
Salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) harus menjalani tes Covid-19.
Salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) harus menjalani tes Covid-19. /Test PCR. REUTERS/Arnd Wiegmann

HALLO BOGOR - Di masa pandemi, hasil tes Covid-19 menjadi salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Setidaknya jika ingin mengikuti UTBK, peserta harus mampu melampirkan hasil tes Covid-19 dinyatakan negatif.

Menanggapi jika hasil tes positif, pihak LTMPT melalui Prof Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa bagi peserta UTBK yang memiliki hasil tesnya dinyatakan positif Covid-19, maka tidak bisa mengikuti ujian susulan.

"Pada tahun ini, kami tidak menyediakan ujian susulan karena keterbatasan waktu. Di Jakarta saja, kami menambah waktu dua hari untuk setiap sesi dan semuanya penuh baik itu gelombang satu dan dua,” ujar Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT tersebut, Rabu, 14 April.

Baca Juga: Super Lengkap, Kisah Ussy Sulistiawaty dan Delapan Orang di Rumahnya Terinfeksi Covid

Budi lantas mengungkapkan, tidak adanya ujian susulan yang disediakan oleh LTMPT bagi peserta dengan hasil tes positif Covid-19, bertujuan agar tidak berdampak pada waktu pengumuman dan hal-hal lainnya.

Baca Juga: Enam Tips 'Ikhlas' Jalankan Ramadhan dengan Keseimbangan di Tengah Pandemi Covid-19

Kebijakan tahun sebelumnya, memang bagi peserta dengan hasil tes rapid positif masih disediakan ujian susulan. Namun tahun ini berbeda, kebijakan berubah dengan dihapuskannya ujian susulan.

Baca Juga: Ekspor Naik 30,47 Persen dan Impor Naik 25,73 Persen, Neraca Surplus 157 Miliar Dolar

"Memang pada tahun ini, kami tidak bisa mengakomodir yang sakit karena 4 Mei 2021, UTBK harus sudah selesai semua,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Satwika Rumeksa

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X