Namanya Jadi Jalan Tol, Ini 4 Fakta Tentang Sheikh Mohamed bin Zayed Terkait Indonesia

- 12 April 2021, 15:41 WIB
Presiden RI Joko Widodo bersama Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab (UEA) Paduka Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Presiden RI Joko Widodo bersama Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab (UEA) Paduka Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan. /Dok. Kemlu.go.id

HALLO BOGOR - Jalan tol layang Jakarta - Cikampek secara resmi berganti nama menjadi jalan layang  MBZ - Mohamed Bin Zayed, mulai Senin ini.

Saat peresmian nama baru tersebut, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyatakan, nama jalan baru layang tersebut menjadi bukti hubungan yang harmonis antara Indonesia dengan Uni Emirat Arab (UEA)

Duta Besar UEA Abdullah Saled Obeid Al Dhaheri turut memberikan sambutan saat menghadiri acara peresmian pergantian nama tol Jakarta-Cikampek II layang di Bekasi, Jawa Barat, Senin, 12 April 2021.

Baca Juga: Ini Rahasianya, Pembelajaran Tatap Muka Kabupaten Bogor Berjalan dengan Baik

Hallobogor.com merangkum sejumlah catatan terkait hubungan pemimpin dan negara UEA dengan Indonesia, dari Antara dan berbagai sumber lainnya.

Baca Juga: Tol Layang Japek Resmi Berubah Nama Menjadi Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ)

Rupanya, Indonesia termasuk negara yang dianggap penting oleh Uni Emirat Arab (UAE) dan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Hal ini bisa dilihat dari:

Baca Juga: 428 Rumah Direlokasi ke Daerah Aman, Korban Meninggal Dapat Bantuan Rp15 Juta per Jiwa

1. Akan investasi sebesar 10 miliar dolar AS di Indonesia

Halaman:

Editor: Banny Rachman


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X