Belasan Warga Blitar yang Terluka Akibat Gempa Malang Dirawat di Sejumlah Layanan Kesehatan

- 11 April 2021, 07:07 WIB
Ruang rapat DPRD Kabupaten Blitar rusak akibat getaran gempa bumi dengan magnitudo 6,7 dan pusat gempa berada 82 kilometer barat daya Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, 10 April 2021.
Ruang rapat DPRD Kabupaten Blitar rusak akibat getaran gempa bumi dengan magnitudo 6,7 dan pusat gempa berada 82 kilometer barat daya Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, 10 April 2021. /ANTARA/HO-DPRD Kabupaten Blitar

HALLO BOGOR – Laporan dan korban akibat gempa di Malang, Jawa Timur terus masuk. Belasan warga di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dilaporkan dirawat di sejumlah layanan kesehatan.

Setelah adanya gempabumi dengan magnitudo 6,7 yang berpusat 82 kilometer barat daya Kabupaten Malang, Sabtu, 10 April 2021 sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Achmad Cholik di Blitar, Sabtu, 10 April 2021 menyatakan, semua korban luka ringan dan sudah tertangani semua.

Baca Juga: Ini yang dilakukan Gubernur Jatim Khofifah Menyikapi Bencana Gempabumi Malang

Hingga Sabtu 10 April 2021 pukul 20.00 WIB, terdapat 11 orang yang dilaporkan mengalami luka. Mereka ada yang dirawat di puskesmas, namun ada juga yang dirawat di rumah sakit wilayah Kabupaten Blitar.

Baca Juga: Korban Meninggal Jadi 7 Orang, Lebih dari 300 Rumah Rusak di Wilayah Provinsi Jatim

Dari korban tersebut, kata dia, tersebar di beberapa kecamatan wilayah Kabupaten Blitar, di antaranya di Kecamatan Wates, Bakung, Sutojayan, Doko, dan beberapa daerah lainnya. Mereka mayoritas terkena bangunan yang rusak akibat getaran gempa bumi tersebut.

Baca Juga: Tetap Waspada, Meski Hasil Monitoring BMKG Malang Belum Tunjukkan Gempa Susulan

Selain itu, seperti dikutip Hallobogor.com dari Antara, hingga kini BPBD Kabupaten Blitar juga masih melakukan pendataan rumah warga maupun fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat getaran gempa tersebut.

Baca Juga: Kerajaan Inggris Berduka Pangeran Philip Pendamping Ratu Elisabeth Selama Tujuh Dekade Meninggal Dunia

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X