Soal Doa Lintas Agama di Kementerian Agama Ada yang Protes, Begini Tanggapan Menteri Yaqut

- 7 April 2021, 16:23 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tegaskan wacana doa lintas agama hanya untuk internal Kemenag. /Instagram.com/@gusyaqut

 

HALLO BOGOR - Mentari Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas saat pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) 2021 Kementerian Agama pada Senin, 5 April 2021, menegaskan agar setiap awal kegiatan kementerian dimulai dengan doa lintas agama.

Menurutnya, Kementerian Agama bukan seperti organisasi masyarakat Islam, sehingga saat mengawali suatu kegiatan dimulai dengan doa secara Islam. Padahal, Kemenag mewadahi semua agama di Indonesia.

Pernyataan Menteri Yaqut menjadi perhatian publik dan menimbulkan respon pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Baca Juga: 418.199 Pelanggan Tidak Nikmati Listrik dan 2.051 Tiang Gardu Rusak, Akibat Siklon Seroja

Menanggapi hal tersebut, Yaqut menekankan bahwa soal wacana pembacaan doa lintas agama hanyalah sebatas saran bagi internal Kemenag serta hanya dilakukan bagi kegiatan-kegiatan berskala besar.

Baca Juga: Stadion untuk Perempat Final Piala Menpora 2021 Segera Ditentukan, Begini Rekomendasinya

"Itu kan bersifat internal, di lingkungan Kemenag. Itupun hanya untuk kegiatan berskala besar seperti rapat besar seperti Munas (Musyawarah Nasional)," ungkap Gus Yaqut.

Baca Juga: Mentan Pastikan Stok Daging dan Pangan Lainnya Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X