Bukan Hanya Pasukan Zeni, Panglima TNI Juga Kerahkan KRI, Hercules ke NTT dan NTB

- 6 April 2021, 17:07 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kerahkan Prajurit dan Alutsista Bantu Korban Bencana Alam di NTT dan NTB.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kerahkan Prajurit dan Alutsista Bantu Korban Bencana Alam di NTT dan NTB. /Twitter.com/@Puspen_TNI

HALLO BOGOR - Marsekal Hadi Tjahjanto memerintahkan seluruh jajarannya untuk mengerahkan prajurit termasuk alutsista (alat utama sistem persenjataan) untuk membantu korban bencana alam di NTT-NTB (Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur).

Pada saat ini, TNI Salah mengerahkan KRI Oswald Siahaan (OWA)- 354, untuk disiapkan sebagai alat angkut mengangkut bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah tersebut.

Hari ini, kata Panglima, Hari telah memerintahkan KSAL agar memberangkatkan KRI OWA-354 dalam rangka mengangkut bantuan dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan) dan Kemensos (Kementrian Sosial) kelokasi bencana.

Baca Juga: Doni Monardo Kerahkan Tiga Helikopter ke NTT, Begini Rincian dan Penggunaannya

Pernyataan tersebut disampaikan Panglima TNI, sesaat sebelum bertolak Natuna, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa 6 April 2021.

Baca Juga: PLN Baru Berhasil Menyalakan 4.885 Gardu Pasca Banjir Bandang di NTT, Ini Alasannya

Bukan hanya KRI OWA-354, TNI juga meanfaatkan pesawat Hercules C-130 dan helikopter untuk membantu korban bencana alam di wilayah yang terkena amukan siklon tropis Seroja.

Baca Juga: Ratusan Warga Hilang Akibat Bencana Alam di NTT, Wilayah Lainnya Berstatus Waspada

TNI juga menyiagakan pesawat angkut berat C-130 Hercules dari Skuadron Udara 31 Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Skuadron Udara 32 Lanud TNI AU Abdulrachman Saleh Malang, untuk mengangkut pasukan TNI dan bantuan kemanusiaan.

Baca Juga: Fenomena Cuaca Ekstrim Memicu Bencana, Begini Kondisi Terkini di Wilayah NTT

Panglima menambahkan bahwa pengerahan KRI, ppesawat angkut berat, beserta prajurit TNI ke wilayah bencana alam, merupakan bagian operasi militer selain perang. Ini semua menjadi salah satu tugas pokok TNI.

Untuk memulihkan infrastruktur dan supastruktur di kawasan bencana itu, Panglima juga memberangkatkan dua batalyon zeni dari Kodam IX/Udayana Bali dan Kodam XIV/Hasanuddin Makassar.

Mereka, kata Panglima, dikerahka untuk membantu membersihkan daerah terdampak, sekaligus melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas umum yang rusak.***

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X