Program Vaksinasi yang Digalakkan Mengalami Perlambatan, Begini Alasan Budi Gunadi

- 5 April 2021, 23:13 WIB
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin saat menjalani vaksinasi Covid-19.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin saat menjalani vaksinasi Covid-19. /Dok. Setneg.go.id

Baca Juga: Ini Penjelasan Menko PMK Terkait Sholat Tarawih Saat Ramadhan dan Sholat Idul Fitri

"Mudah-mudahan pada bulan Mei bisa kembali normal sehingga kita bisa melakukan vaksinasi dengan rate seperti sebelumnya yang terus meningkat," ungkap Budi Gunadi seperti dikutip Hallobogor.com dari Antara.

Budi Gunadi juga menyebutkan jumlah dosis vaksin yang sudah disuntikkan kepada masyarakat sudah mencapai 12,7 juta dosis.

"Dibandingkan pekan lalu yang tembus 10 juta, dalam satu pekan, kita sudah bisa menambah 2,5 juta vaksinasi per pekan sehingga menempatkan Indonesia di posisi ke-8 dunia," ucap Budi.

Baca Juga: Seperti Kota Mati dan Warga Kebingungan Mencas HP, Begini 6 Kondisi Terkini Kota Kupang

Bila tidak memperhitungkan negara-negara yang memproduksi vaksin sendiri sehingga tidak mengalami masalah suplai, maka Budi Gunadi menyebut Indonesia berada di posisi ke-4 negara yang sudah melakukan vaksinasi.

"Hal ini bagus untuk menjawab skeptis di banyak majalah internasional terhadap Indonesia dan saya ucapkan terima kasih karena ini merupakan kerjasama bersama-sama," tegas Budi.

Pemerintah memiliki program memberikan vaksin kepada 182 juta penduduk Indonesia demi menciptakan kekebalan komunal terhadap Covid-19.

Baca Juga: Belum Lakukan Olah TKP Kilang Pertamina Balongan, 5 Pegawai Mulai Diperiksa Polisi

Sebelumnya, pada 25 Maret 2021 sebanyak 16 juta vaksin COVID-19 merek Sinovac telah tiba di Indonesia. Pengiriman tersebut adalah yang ke-6 kalinya sejak kedatangan pertama pada 6 Desember 2020 lalu (1,2 juta vaksin), pada 31 Desember 2020 (1,8 juta vaksin).

Halaman:

Editor: Wowo Ario Sungkowo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X