Fenomena Cuaca Ekstrim Memicu Bencana, Begini Kondisi Terkini di Wilayah NTT

- 5 April 2021, 10:40 WIB
Situasi pascabanjir bandang yang menerjang Kabupaten Lembata pada Minggu, 4 April 2021 pukul 19.00 waktu setempat menyebabkan 11 orang warga meninggal dunia.
Situasi pascabanjir bandang yang menerjang Kabupaten Lembata pada Minggu, 4 April 2021 pukul 19.00 waktu setempat menyebabkan 11 orang warga meninggal dunia. /Dok. BPBD Kab. Lembata

HALLO BOGOR – BMKG telah merilis adanya dua bibit siklon tropis yang dapat berdampak pada cuaca ekstrem.

Salah satunya potensi curah hujan lebat dan angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada sepekan ini, 3 – 9 April 2021.

Hingga hari ini, Senin, 5 April 2021, BNPB menerima informasi terkini dampak bencana di beberapa wilayah NTT.

Baca Juga: Badai Siklon Seroja Mengamuk di NTT, Sebabkan Gelombang Laut Extreme 6 Meter

Data sementara mencatat 256 jiwa warga mengungsi di Balai Desa Nelemawangi dan sejumlah warga lainnya mengungsi di Balai Desa Nelelamadike.

Baca Juga: Soal Oknum Polisi Mabuk dan Kerumunan Jokowi di NTT, Begini Pertanyaan Iwan Fals

Warga hilang masih tercatat sejumlah 24 orang dan meninggal dunia 44. Sedangkan warga luka-luka, mereka telah mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga: Asupan Kalsium Penting bagi Anak, Salah Satu Khasiatnya untuk Pertumbuhan Tulang

Demikian perkembangan terkini bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Flores Timur pada Senin, 5 April 2021, pukul 05.00 WIB,

Baca Juga: Jasa Marga Catat 150 Ribu Kendaraan Telah Kembali ke Jabotabek Pada H-1 Paskah

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X