Diterjang Banjir Bandang Flores Timur, 20 Meninggal Dunia dan Lima Masih dalam Pencarian

- 4 April 2021, 12:46 WIB
Sebanyak tiga warga yang juga dilaporkan hilang berada di Desa Oyang Barang, Kecamatan Wotan Ulumado.
Sebanyak tiga warga yang juga dilaporkan hilang berada di Desa Oyang Barang, Kecamatan Wotan Ulumado. /Dok. BNPB Indonesia

 

HALLO BOGOR - BPBD Kabupaten Flores Timur melaporkan sebanyak 20 warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang terjadi di beberapa kecamatan pada pagi ini, Minggu, 4 April 2021, pukul 01.00 waktu setempat.

Semua korban tersebut dapat ditemukan. Hingga siang ini, pukul 11.00 WIB, BNPB mendapatkan informasi dari BPBD setempat perkembangan terkini pascabanjir bandang.

BPBD setempat melaporkan korban meninggal sebanyak 20 jiwa, luka-luka 9, dan hilang 5. BPBD juga melaporkan 49 KK terdampak. Korban meninggal dan 5 warga luka teridentifikasi di Desa Lamanele, Kecamatan Ile Bokeng.

Baca Juga: Lima Warga Meninggal, 9 Luka-luka dan 20 Rumah Terdampak Akibat Banjir Bandang Flores Timur

Sedangkan di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, dua warganya dilaporkan hilang. Sebanyak 4 warga luka-luka telah dirawat di puskesmas setempat.

Baca Juga: Caranya Lebih Mudah, Begini Tiga Langkah untuk Perpanjangan Kartu SIM Secara Online

Sementara itu, dikutip Hallobogor.com dari keterangan tertulis BNPB, sebanyak tiga warga yang juga dilaporkan hilang berada di Desa Oyang Barang, Kecamatan Wotan Ulumado.

Baca Juga: 533 Juta Data Pribadi Pengguna Facebook Dibocorkan ke Forum Peretas Internet

BPBD melaporkan kerugian materiil berupa puluhan rumah warga tertimbun lumpur di Desa Lamanele, Kecamatan Ile Bokeng. Selain itu, ada rumah warga sekitar hanyut terbawa banjir serta jembatan putus di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur.

Baca Juga: Begini Cara Antisipasi Perampok Beraksi, Dittipidsiber Berikan 4 Tips Kenali Tanda-tandanya

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: BNPB Indonesia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X