Virus Covid B117 Bermutasi Lagi Menjadi Varian E848K, Begini Caranya agar Tidak Tertular

- 3 April 2021, 05:35 WIB
Ilustrasi varian baru virus Covid-19, E484K. /Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari

HALLO BOGOR - Kemunculan varian baru Covid-19, yang dinamakan varian E484K merupakan hasil mutasi dari varian B117.

Mutasi E484K yang terjadi pada protein spike, adalah mutasi yang sama seperti ditemukan pada varian Afrika Selatan dan Brazil.

Demikian Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 1 April 2021 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: Masuk ke Papua Nugini Lewat Jalur Tikus, Begini Alasan Gubernur Papua Lukas Enembe

"Berdasarkan hasil penelitian, varian ini lebih cepat menular," ungkapnya saat menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19.

Baca Juga: Gubernur Anies Janji Tuntaskan Ini bagi Warga Terdampak Kebakaran, Sebelum Idul Fitri

"Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktivitas yang dilakukan, sebagai upaya mencegah penularan," imbuhnya.

Baca Juga: Bima Arya Pastikan Ibadah Paskah di Kota Bogor Berjalan Aman, Ini yang Wajib Dilakukan Jemaat

Pemerintah juga terus meningkatkan surveilans Whole Genome Sequencing (WGS) untuk memetakan varian Covid-19 yang masuk ke Indonesia.

Baca Juga: Menantu Angin Prayitno Diduga Terlibat Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis, Ini Kata Kontras

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekon


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X