Grobogan Banjir Bandang Akibat Alih Fungsi Lahan, 2.500 Rumah Terendam Banjir

- 3 April 2021, 05:02 WIB
Sekitar 1.900 rumah warga dan 3 kantor pemerintahan terdampak banjir bandang di Jawa Tengah.
Sekitar 1.900 rumah warga dan 3 kantor pemerintahan terdampak banjir bandang di Jawa Tengah. /Dok. BNPB Indonesia

Demikian berdasarkan laporan dari kaji cepat sementara yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan

Menurut laporan yang diterima Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis, 1 April 2021, pukul 21.15 WIB, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar Endang, dikutip Hallobogor.com dari keterangan tertulis Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Baca Juga: 10 Tahun Penantian, Pasangan Irwansyah dan Zaskia Akhirnya Dikarunia Seorang Putra

Adapun warga yang sebelumnya mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. Banjir juga telah surut namun beberapa titik lokasi masih tertutup timbunan material lumpur dan sisa pohon yang tumbang.

BPBD Kabupaten Grobogan bersama pihak terkait membantu melakukan pembersihan lumpur termasuk puing yang terbawa banjir bandang dan juga melakukan perbaikan kerusakan.

Mengingat keterbatasan waktu dan alat serta tenaga, maka upaya tersebut dilanjutkan pada esok hari.

Baca Juga: Real Madrid Pastikan Ramos Absen Lawan Liverpool di Liga Champions dan di Laga El Clasico

"Pembersihan sekolah dan ponpes akan dilanjutkan besok pagi,” ungkap Endang.

Selain itu, BPBD Kabupaten Grobogan telah menyerahkan bantuan logistik demi meringankan beban bagi warga yang terdampak.***

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X