Menjelang Pembelajaran Tatap Muka, Pakar Paru Ingatkan Hal Ini kepada Pemerintah

- 2 April 2021, 09:16 WIB
Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar tatap muka.
Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar tatap muka. /ANTARA FOTO/Teguh Prihatna

HALLO BOGOR - Pakar mengingatkan pemerintah pentingnya persiapan amat matang apabila akan membuka sekolah dan kembali menjalankan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM).

Dijelaskan, perlu ada kebijakan yang berdasar pada dua hal yakni perkembangan ilmu pengetahuan terkini, yang memang cepat berubah dari waktu ke waktu dan situasi epidemiologi terkini di daerah itu.

Demikian disampakan Mantan Direktur Penyakit Menular di WHO Asia Tenggara yang juga Guru Besar Paru FKUI Prof Tjandra Yoga Aditama.

Baca Juga: Soal Siaran TV Acara Lamaran Aurel-Atta, Begini Langkah yang Diambil Komisi Penyiaran

Merujuk panduan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyoroti salah satunya mengenai jaga jarak antar warga di sekolah sekitar 1 meter.

Baca Juga: Simak Aturan Baru PT KAI, Salah Satunya Hasil Pemeriksaan GeNose Hanya Berlaku 1x24 Jam

Kemudian, pada area dengan penularan masyarakat yang tinggi maka jarak antar murid dan warga sekolah lainnya sekitar 1,8 meter.

Baca Juga: Agar Kebaya Semakin Populer, Ini yang akan Dilakukan Kongres Berkebaya Nasional

"Jarak 1,8 meter harus tetap dijaga antara orang dewasa (guru dan staf sekolah), antara orang dewasa dan murid di sekolah, kalau masker tidak digunakan (misalnya ketika makan)."

Baca Juga: Begini Penjelasan Pertamina Terkait Kenaikan Harga BBM Non Subsidi di Sumatera Utara

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X