Catat Ketentuannya, Ini yang Berbeda Soal Aturan Baru Bepergian di Dalam Negeri

- 31 Maret 2021, 10:17 WIB
Sejumlah calon penumpang kereta api antre untuk mengikuti tes cepat GeNose C19 atau Antigen di Stasiun Pasar Senen, Jakarta.
Sejumlah calon penumpang kereta api antre untuk mengikuti tes cepat GeNose C19 atau Antigen di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. /ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

HALLO BOGOR - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memberlakukan ketentuan baru perjalanan di dalam negeri pada masa pandemi Covid-19.

Aturan perjalanan di dalam negeri yang terbaru tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Nomor 12 tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Covid-19.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual di Kantor Presiden Jakarta, Selasa, 30 Maret 2021 menjelaskan terkait SE tersebut.

Baca Juga: Ada Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Penganiayaan Jurnalis, Begitu Dugaan PBHI

Menurut Wiku, ketentuan dalam SE yang ditandatangani oleh Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo pada 26 Maret 2021 dan mulai berlaku 1 April 2021 itu berbeda dengan aturan perjalanan sebelumnya yang tertuang di Surat Edaran Satuan Tugas Nomor 7 Tahun 2021.

Baca Juga: Kuasa Hukum HRS Angkat Bicara Soal Atribut dan Kartu FPI di Rumah yang Digerebek Densus 88

"Di antaranya adalah perubahan masa berlaku hasil negatif PCR dari dan ke Pulau Bali dari 3x24 jam menjadi 2x24 jam," kata Wiku.

Baca Juga: Sentimen Negatif Gagal Bayar Hedge Fund di AS, Begini Dampaknya Terhadap IHSG di BEI

Hal utama dalam perjalanan di dalam negeri, yakni memberikan penambahan opsi prasyarat perjalanan berupa hasil negatif pemeriksaan menggunakan GeNose di tempat keberangkatan atau di bandara, pelabuhan, stasiun, terminal, maupun fasilitas rehat yang menyediakan layanan pemeriksaan Covid-19.

Baca Juga: Meski Mudik Dilarang Pemerintah Tetap Siapkan Kenyamanan Infrastruktur Jalan

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X