Sampah di Jakarta Meningkat Signifikan Terus Tiap Tahun, Begini Solusinya yang Dijalankan

- 22 Maret 2021, 07:08 WIB
Warga menyetorkan sampah anorganik di tempat penukaran Rekosistem.
Warga menyetorkan sampah anorganik di tempat penukaran Rekosistem. /ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

HALLO BOGOR - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta meminta masyarakat membatasi produksi sampah rumah tangga dan industri. Karena jumlah produksi sampah dari tahun ke tahun mengalami peningkatan signifikan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Syarifudin menjelaskan, jumlah sampah di Jakarta yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi terus meningkat tiap tahunnya.

Kata Syarifudin, sampah dari Ibu Kota didominasi sisa makanan sebesar 53 persen, plastik 9 persen, residu 8 persen dan kertas 7 persen dan sampah lainnya.

Baca Juga: Gunung Sampah Sempat Tewaskan 150 Orang, Ini Upaya Market Place Kurangi Sampah Platik

Syarifudin tidak merinci penyebab meningkatnya jumlah sampah di Jakarta. Namun tiap tahunnya Dinas Lingkungan Hidup Jakarta merilis data jumlah sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Baca Juga: Brand Mewah Bvlgari Tunjuk Tomohisa Yamashita Jadi Ambassador, Ini Alasannya

Pada tahun 2014 ada 5.665 ton sampah/hari, tahun 2015 sebanyak 6.419 ton sampah/hari. Tahun 2016 sebanyak 6.562 ton sampah/hari, 2017 sebanyak 6.875 ton sampah/hari.

Baca Juga: Lima Berita Terpopuler, dari Kapolri Izinkan Mudik Lebaran hingga Perlakuan Tidak Adil di All England

Sedangkan pada 2018 sebanyak 7.453 ton sampah/hari, 2019 sebanyak 7.702 ton sampah/hari dan pada 2020 sebanyak 7.424 ton sampah/hari.

Baca Juga: Dikabarkan Segera Berduet dengan Lionel Messi di Barcelona, Neymar Bilang Begini

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X