Menag Yaqut Cholil Belum Putuskan Besaran Biaya Haji 2021, Masih Menunggu Soal Ini

- 20 Maret 2021, 15:23 WIB
Potensi kenaikan biaya haji bisa terjadi ketika otoritas Arab Saudi telah memberikan kepastian soal penyelenggaraan Haji 2021.
Potensi kenaikan biaya haji bisa terjadi ketika otoritas Arab Saudi telah memberikan kepastian soal penyelenggaraan Haji 2021. /Dok. Hallo Media/Banny Rachman

HALLO BOGOR - Besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) kalau dulu disebut ONH 2021, bergantung kebijaksanaan otoritas Arab Saudi.

Jika ada pembatasan kuota haji asal Indonesia, dipastikan BPIH tahun ini akan mengalami kenaikan.

Hal itu diungkapkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam dalam rapat dengan pendapat bersama Komisi VIII DPR RI yang dipantau secara virtual, Senin, 15 Maret 2021.

Baca Juga: Tetap Tumbuh di Tengah Pandemi, Pemerintah Lakukan Ini untuk Berdayakan UMKM

“Teorinya, semakin kecil kuota, maka biaya per orang semakin besar. Hingga saat ini belum ada keputusan apapun dari pemerintah di sana ihwal penyelenggaraan haji.," ujar Yaqut.

Baca Juga: Media Korut Tuding Manajemen Artis K-Pop Lakukan ini, Netizen Korsel Luapkan Amarahnya

Kendati demikian, potensi kenaikan biaya haji bisa terjadi ketika otoritas Arab Saudi telah memberikan kepastian soal dibukanya penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/2021 Masehi.

Baca Juga: Gugatan Cagub Denny Indrayana Dikabulkan MK, Ini Dasar Pemilu Ulang Pilgub Kalsel

Selain pembatasan kuota, hal lain yang mempengaruhi pembiayaan haji sehingga mempengaruhi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) yakni protokol kesehatan pada aspek transportasi, pajak, dan kurs rupiah.

Baca Juga: Tiga Aktor Utama Termasuk Artis Ini, Ditahan Terkait Prostitusi Anak Bawah Umur di Tangerang

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X