Pemerintah Buka Lowongan Kerja untuk 1,3 Juta Formasi, Simak Syaratnya

- 20 Maret 2021, 15:30 WIB
Ilustrasi lowongan kerja.
Ilustrasi lowongan kerja. /Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari

HALLO BOGOR - Tahun ini, pemerintah membuka 1, 3 juta formasi untuk aparatur sipil negara (ASN). Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, mengumumkan 1,3 juta formasi yang dibuka tersebut diperuntukkan bagi calon ASN tahun 2021.

"Pembukaan formasi baru tersebut merupakan salah satu bagian dari program prioritas pemerintah membangun sumber daya manusia," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, Jumat, 19 Maret 2021.

Walaupun demikian, Kemenpan-RB belum dapat memberikan keterangan lebih detail kapan waktunya, termasuk periode seleksi nya karena jadwal rinci rekrutmen ASN masih disusun oleh Tim Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

Seperti diketahui dari total 1,3 juta formasi yang dibuka, sebagian besar untuk tenaga pengajar atau guru, yaitu sekitar lebih dari satu juta lowongan, kemudian 189.000 formasi untuk kebutuhan pemerintah daerah, dan 83.000 sisanya untuk kebutuhan pemerintah pusat.

Baca Juga: Minta Tolong Presiden Jokowi, Atlet Timnas All England 2021 Ingin Dipulangkan ke Indonsia

Khusus formasi CASN untuk pemerintah daerah dan pusat akan dibuka untuk pegawai negeri sipil dan pegawai dengan perjanjian kerja (PPPK).

Baca Juga: Soal Wacana Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Bepergian, Begini Penjelasan Satgas Penanganan Covid-19

Dalam kesempatan itu, Tjahjo menerangkan lowongan guru akan dibuka dengan skema PPPK. Pemerintah memberikan kesempatan khususnya untuk eks guru tenaga honorer kategori-2 dan lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang tidak atau belum mengajar diperbolehkan ikut rekrutmen.

Baca Juga: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Izinkan Mudik Lebaran, Syaratnya Patuhi Ketentuan Ini

Tjahyo menambahkan, Kemenpan-RB membantu dan mendukung upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merekrut guru sebanyak-banyaknya melalui skema PPPK, untuk menyelesaikan masalah kekurangan guru terutama di daerah yang selama ini diisi oleh tenaga honorer.

Halaman:

Editor: Satwika Rumeksa

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X