Belajar Tatap Muka Tidak Dilarang, tapi Harus Penuhi Syarat dari Komite Penanganan Covid -19

- 20 Maret 2021, 07:32 WIB
Guru menggunakan masker saat uji coba pembelajaran tatap muka.
Guru menggunakan masker saat uji coba pembelajaran tatap muka. /ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

HALLO BOGOR – Proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pandemi Covid-19 sudah berlangsung kurang lebih setahun. Namun belum ada tanda-tanda pandemi akan segera berlalu.

Meski saat ini, sudah ada sekolah yang sudah memberlakukan tatap muka, namun jumlahnya sedikit, itupun harus mengikuti protokol kesehatan pandemi yang ketat. Padahal suasana PJJ atau sekolah online sudah menimbulkan kejenuhan para murid dan orang tua.

Menyadari hal tersebut, pihak terkait pelan-pelan memberikan kesempatan kepada sekolah untuk belajar tatap buka tapi tetap dengan mengikuti berbagai persyaratan.

Baca Juga: Ini Dia Bintang Dibalik Kemenangan Hawks Tujuh Kali Beruntun Usai Kandaskan Oklahoma City

Seperti halnya Ketua Komite Penanganan covid -19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) yang juga Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Baca Juga: Redam Pelanggaran Tata Tertib di Medsos, Facebook akan Hilangkan Rekomendasi Gabung Grup

Ia membolehkan belajar mengajara tatap muka. Tidak hanya belajar mengajar, ia juga mengijinkan kegiatan seni/ budaya pada penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro terbaru.

Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Stres dan Produktivitas yang Menurun, Ketika Bekerja dari Rumah

Meski diperbolehkan menggelar kegiatan, namun sesuai dengan protokol kesehatan pengunjung dibatasi maksimum 25 persen dan jam operasional diatur.

Baca Juga: All England 2021 Mengecewakan Indonesia, Begini Komentar 7 Tokoh Mulai dari Presiden Jokowi

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X