Ada Isu Vaksin AstraZaneca Sebabkan Penggumpalan Darah di Eropa, Ini Penjelasan Satgas

- 13 Maret 2021, 22:48 WIB
Seorang perawat mengisi jarum suntik dengan vaksin AstraZeneca Covid-19.
Seorang perawat mengisi jarum suntik dengan vaksin AstraZeneca Covid-19. /POOLPool via RETEURS/Jung Yeon-je

HALLO BOGOR - Pemerintah terus memonitoring perkembangan isu vaksinasi menggunakan vaksin AstraZaneca, terkait Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI).

Hal ini menyusul laporan di beberapa negara Eropa yang mengaku menemukan adanya penggumpalan darah dari target vaksinasi akibat vaksin AstraZaneca.

Akibatnya negara-negara tersebut menghentikan pemakaian vaksin tersebut. Bagaiman respon Satgas Penanganan Covid-19.

Baca Juga: Polisi dan TNI Jaga Ketat Jalur Trenggalek-Ponorogo, Ternyata Inilah Penyebabnya

Juru Bicara Pemerintah Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan hal ini sesuai dengan pernyataan European Medicine Agency (EMA).

Baca Juga: PUPR Minta Dukungan Program Sejuta Rumah, Begini Respons Pengusaha Real Estate

Prof. Wiku Adisasmito menyebut vaksin AstraZaneca itu sudah tiba di Indonesia dan aman untuk digunakan.

Baca Juga: Ini Alasannya, Siaran Langsung Prosesi Lamaran Aurel dan Atta di Televisi Dipermasalahkan

"Saat ini, tidak ada indikasi bahwa vaksinasi AstraZaneca menyebabkan pembekuan darah," kata Wiku, di Graha BNPB, Jumat, 12 Maret 2021 yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia.

Baca Juga: Pasca Wawancara Pangeran Harry - Meghan, Ratu Elizabeth Tampil Bersama Ilmuwan Luar Angkasa

"Hal ini juga tidak terdaftar sebagai efek samping AstraZaneca," ujarnya, menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekon


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X