Begini Penjelasan Resmi Satgas Penanganan Covid-19 Terkait Mutasi Virus Covid-19

- 6 Maret 2021, 12:15 WIB
Ilustrasi virus Covid-19 varian baru.
Ilustrasi virus Covid-19 varian baru. /Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari

HALLO BOGOR - Menyusul ditemukannya strain virus baru Covid-19, berakibat munculnya informasi simpang siur di tengah-tengah masyarakat pada pekan ini.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menerangkan bahwa terjadinya mutasi virus atau varian baru virus adalah hal yang lazim ditemui dalam masa pandemi.

Berita baiknya, lanjut Wiku, hasil penelitian menyatakan bahwa sebagian besar mutasi tidak secara material mengubah virolensi atau kemampuan virus untuk menimbulkan penyakit, begitu juga efektivitas vaksin secara signifikan.

Baca Juga: Kemenkeu Menang di PTUN, Pemerintah Kembali Cekal Anak Suharto ke Luar Negeri

"Namun, perlu diingat, semakin sedikit keberadaan mutasi virus, maka semakin efektif vaksin yang sedang kita kembangkan ini dapat bekerja dengan baik," jelasnya.

Baca Juga: Mampu Buka Lapangan Kerja, Begini Konsep Merdeka Belajar yang Hasilkan Lulusan Mandiri

Pada prinsipnya, varian dapat terus bertambah khususnya saat pandemi masih berlangsung, karena banyaknya jumlah penularan yang terjadi di masyarakat.

Baca Juga: Inggris Sebut Ada 16 Varian Baru Covid-19, Takutnya Ini yang Terjadi pada Vaksin Generasi Pertama

Mutasi yang dilakukan virus adalah upaya untuk bertahan hidup dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Baca Juga: Ini Dia Pusat Kendali Canggih Tol Jasa Marga Berbasis Intelligent Transportation System

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekon


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X