PWNU Jatim akan Ikhtiar Maksimal agar Jokowi Cabut Perpres Investasi Usaha Miras

- 2 Maret 2021, 15:21 WIB
Ilustrasi minuman beralkohol cocktail. /Pixabay/LicorBeirao

HALLO BOGOR - PWNU Jatim bersikeras mendesak Presiden Joko Widodo mencabut Peraturan Presiden 10/2021 tentang Bidang Usaha Modal Usaha Minuman Keras.

Selain dengan berkirim surat pernyataan sikap, penolakan itu akan terus diikhtiarkan (diupayakan) organisasi massa terbesar di Tanah air itu secara maksimal.

Lewat surat pernyataan sikap resmi PWNU Jatim Nomor: 851/PW/A-II/L/III/2021 tetanggal 1 Maret 2021 ditandatangani Rais Syuriah KH Anwar Manshur, Katib Syuriah Drs KH Safrudin Syarif, Ketua DPW NU Jatim KH Marzuqi Mustamar dan Sekretaris Prof Akh Muzakki MAg Dip SEA M Phil Phd.

Baca Juga: Tolak Legalisasi Miras, Hidayat Nur Wahid Berikan Peringatan Keras Seperti Ini

Inti surat pernyataan tersebut menolak kebijakan Presiden tersebut yang dinilai mengarah pada legalisasi minuman keras jelas-jelas diharamkan dalam agama Islam, serta dapat menimbulkan kemudharatan bagi anak bangsa.

Baca Juga: Tegas dan Jelas, Majelis Ulama Sebut investasi Industri Miras lebih Banyak Mudaratnya

Mendesak pemerintah dalam memperkuat investasi ekonomi tidak menegasikan potensi kerugian dmengarah an disinsentif pada pembangunan sumber daya manusia yang berketuhanan

Baca Juga: Jelang Tahun Baru, Polsek Ciampea Melakukan Razia Petasan dan Miras dari Pedagang

Mendorong PBNU secara tegas dan bijaksana menolak kebijakan pemerintah yang mengarah kepada legalisasi minuman keras atau beralkohol.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: PWNU Jatim


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X