Setelah Kereta Api, Giliran GeNose akan Disiapkan untuk Transportasi Laut dan Udara

- 23 Februari 2021, 23:08 WIB
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. /Instagram.com/@budikaryas

HALLO BOGOR - Alat pendeteksi Covid-19 GeNose C-19 akan diterapkan diterapkan untuk transpoetasi darat setelah dipakai setelah transportasi udara, laut dan kereta api demikian Kementrian Perhubungan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa dii kereta api, animo masyarakat untuk menggunakan GeNose sangat bagus dan saat ini pemangku kepentingan di sektor perhubungan laut dan udara juga menginginkan penggunaan GeNose.

Untuk itu, katanya, pihaknya melaporkan kepada Menko Maritim dan Investasi serta Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tentang rencana itu, yang tentunya akan kami lakukan dengan hati-hati Selasa 23 Februari 2021.

Baca Juga: Polres Bogor Berhasil Amankan 23 Tersangka Tindak Pidana Peredaran Narkotika

Untuk kesiapannya, Menhub bertemu dengan Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan dan MenkoPMK Muhadjir Effendy bersama peneliti UGM.

Baca Juga: Realisasi Belanja Negara sampai dengan 31 Januari 2021 Mencapai Rp145,8 Triliun

Dikatakan Menhub, penerapan GeNose di simpul-simpul transportasi diperlukan agar masyarakat mendapatkan akses pada alat pendeteksi Covid-19 yang lebih terjangkau, sehingga mengurangi penularan saat memakai transportasi umum.

Baca Juga: Menikah dengan Pengusaha, Ini Profil Marcella Pemeran Bella di Sinetron Anak Jalanan

Alat deteksi GeNose juga akan diterapkan di pelabuhan tanjung priok pada akhir minggu ini secara acak( random). Untuk di perhubungan udara akan mulai diterapkan 1 April 2021 mendatang sebab ada beberapa hal yang harus dibahas teknis operasionalnya. Demikian seperti diberitakan Antara.

Halaman:

Editor: Satwika Rumeksa

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X