Tanggul Jebol Picu Banjir di 4 Desa dan Luapan Citarum Sebabkan 34 Desa Kebanjiran di Bekasi

- 21 Februari 2021, 13:11 WIB
Banjir disebabkan antara lain akibat hujan intensitas tinggi dan luapan Sungai Citarum. /Dok. BNPB Indonesia

Baca Juga: Sekda Kabupaten Bogor Sinergikan Rencana Aksi Pembangunan KEK Lido, Ini Rencananya

Merespons banjir tersebut, BPBD Kabupaten Karawang bersama TNI, Polri dan organisais perangkat daerah terkait serta sukarelawan membantu evakuasi warga di lokasi terdampak.

BPBD juga mengoperasikan dapur umum untuk penyedian kebutuhan nutrisi warga terdampak.

Tidak semua warga yang mengungsi menuju titik pengungsian, sebagian warga mengungsi ke rumah kerabat, masjid dan hotel.

Baca Juga: Berkat Fasilitas Kawasan Berikat, Pengusaha ini Berhasil Ekspor Perdana ke USA

Sedangkan BNPB telah memberikan dukungan berupa pendampingan pos komando penanganan banjir.

Selain itu juga antuan dana siap pakai sebesar Rp250 juta, masker 10.000 buah, selimut 80 buah dan lampu garam 300 buah.

BNPB juga mendukung 1 perahu karet dan 10 buah pelampung yang dibutuhkan saat evakuasi warga.

Baca Juga: Efektif Tekan Laju Penularan Covid-19, PPKM Mikro Diperpanjang Lagi 2 Minggu

Pemerintah Kabupaten Karawang sebelumnya telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir terhitung 8 Februari hingga 21 Februari 2021.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X